InJourney Transformasi Bandara Hadirkan Layanan Optimal Hadapi Puncak Libur Nataru 2025/2026

Selasa, 23 Desember 2025 - 17:10 WIB
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan, sepanjang periode Nataru yakni 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 jumlah penumpang pesawat melalui bandara-bandara InJourney Airports diperkirakan meningkat 4,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi 10,5 juta penumpang.

“Seluruh bandara di bawah InJourney Airport telah dipersiapkan untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang pesawat. Kami berharap bisa memberikan kenyamanan serta pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna moda transportasi udara,” kata Rizal Pahlevi.

Mohammad R. Pahlevi mengatakan kolaborasi yang baik di antara stakeholders menjadi faktor utama kelancaran operasional dan pelayanan bandara saat peak season Nataru. “Lalu lintas penerbangan dan pelayanan kepada penumpang pesawat di bandara-bandara InJourney Airports berjalan lancar, termasuk pada arus puncak 20 - 21 Desember 2025, berkat dukungan seluruh pihak. Kami berterima kasih atas kolaborasi dan koordinasi yang sangat erat,” ujar Mohammad R. Pahlevi.

Pada hari pertama prediksi puncak pergerakan yakni 20 Desember 2025, pergerakan pesawat tercatat 3.738 penerbangan dengan 517 ribu penumpang pesawat. Sementara pada hari kedua yaitu 21 Desember 2025 terdapat 3.695 penerbangan dan 512 ribu penumpang pesawat. Serta kemarin, realisasi pergerakan penumpang tanggal 22 Desember 2025 menjadi puncak arus yaitu 3819 penerbangan dan 543 ribu penumpang pesawat.

Selain itu selama libur Nataru, bandara-bandara InJourney Airports menghadirkan focal point, menggelar berbagai program ground activation, serta menghadirkan customer service mobile yang bertugas memastikan penyampaian layanan oleh setiap petugas bandara dapat dirasakan langsung oleh pengguna jasa bandara.

Program ground activation di bandara antara lain pertunjukan tarian tradisional, live music, parade akhir tahun, kegiatan pergantian tahun, penyambutan penumpang pertama 2026, dan lain sebagainya.

Bandara di bawah InJourney Airports menjadi lebih siap menghadapi lonjakan penumpang, termasuk pada musim liburan akhir tahun kali ini. Hal tersebut tak lepas dari transformasi bandara yang dilakukan InJourney. Transformasi bandara oleh InJourney Airports dijalankan secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui pendekatan 3P yakni Premises, Process, dan People.

Seluruh inisiatif dirancang berbasis riset berkelanjutan, termasuk program mystery traveler, untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan pain points utama penumpang secara sistematis. Melalui transformasi ini, InJourney memperkuat posisi bandara sebagai gerbang pengalaman pariwisata Indonesia yang efisien, humanis, dan berstandar global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!