Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Meroket 36,95% di Akhir 2025

Jum'at, 09 Januari 2026 - 11:34 WIB
Adapun kinerja pasar modal tetap solid di tengah dinamika global, ditandai dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sangat signifikan.

IHSG resmi menutup tahun 2025 di level 8.646,94, melonjak 22,13% secara tahunan (year-on-year). Sepanjang tahun tersebut, bursa domestik bahkan berhasil memecahkan rekor all-time high sebanyak 24 kali dengan puncak kapitalisasi pasar menyentuh angka Rp16.000 triliun.

"Sejalan dengan terjaganya kinerja perekonomian nasional dan sentimen positif di pasar keuangan global, pasar modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid. IHSG ditutup pada level 8.646,94 per 31 Desember 2025, menguat 1,62 persen secara month-to-month, atau 22,13 persen secara year-on-year," papar Inarno.

Menariknya, dominasi pasar kini tidak lagi hanya berada di tangan institusi besar. Inarno menyoroti pergeseran struktural di mana investor ritel domestik kini menjadi motor utama penggerak likuiditas di bursa saham.

"Kenaikan likuiditas transaksi di pasar saham domestik pada semester 2 2025 turut didorong oleh meningkatnya peran aktif investor retail domestik, di mana proporsi transaksi investor retail meningkat tajam dari 38 persen di tahun 2024 menjadi 50 persen di tahun 2025," jelas Inarno.

Peningkatan partisipasi ritel ini berdampak langsung pada Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) tahun 2025 yang melonjak ke angka Rp18,07 triliun, naik signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp12,85 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!