Bisnis dengan Iran, Siap-siap! Bakal Kena Tarif Trump 25%

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:57 WIB


Sementara itu Gedung Putih belum memberikan klarifikasi kapan tarif akan diberlakukan atau negara mana yang akan paling terpengaruh. Di antara mitra dagang utama Iran yang juga berbisnis dengan AS adalah China, India, dan Brasil, serta Pakistan, Turki, dan Uni Emirat Arab (UEA), sekutu penting AS di kawasan tersebut.

Sebagai informasi protes di Iran dimulai pada akhir Desember setelah jatuhnya mata uang nasional memicu lonjakan harga secara tajam. Aksi protes intens hingga memicu kerusuhan paling parah dalam beberapa tahun terakhir.

Bentrokan dilaporkan telah menewaskan ratusan orang, dengan banyak masjid, pusat medis, dan bangunan pemerintah dibakar. Dalam sebuah pertemuan dengan diplomat asing di Teheran pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyajikan apa yang ia gambarkan sebagai bukti luas keterlibatan AS dan Israel.

Ia menuduh bahwa penyusup yang didukung asing, termasuk operasi Mossad yang berbicara bahasa Farsi berada di antara para pengunjuk rasa dengan perintah untuk menembak warga sipil dan pasukan keamanan guna menciptakan kekacauan dan alasan hadirnya intervensi asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!