Luhut Jengkel Dituding Punya Saham Toba Pulp Lestari: Kampungan Itu
Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:49 WIB
"Kalau ada orang nuduh saya punya saham, saham mana? Tunjukin, saya maaf agak jengkel ini, karena menurut saya sudah menyangkut dignity, menyangkut harga diri," tegasnya.
Luhut juga mengaku telah menolak keberadaan Toba Pulp Lestari (yang sebelumnya dikenal sebagai PT Indorayon) sejak lebih dari 20 tahun lalu, setelah menyaksikan langsung keluhan masyarakat soal kerusakan lingkungan saat menjabat Menperindag pada era Presiden Gus Dur sekitar 2001.
"Nah waktu zamannya Gus Dur, itu saya usulkan langsung setelah pulang dari situ. Jadi kita suspend aja, kita tutup aja. Waktu itu banyaklah rame, ekonomi juga enggak baik. Sehingga waktu itu sempat, kalau saya enggak keliru, itu ditutup sementara. Tapi berjalannya waktu, itu dibuka lagi karena lobinya itu luar biasa," ungkapnya.
Baca Juga: Menhut Segel 4 Lokasi Penyebab Banjir di Sumatera Utara
Lihat Juga :