Tukar Guling Thomas Djiwandono dan Juda Agung Bisa Jadi Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:56 WIB


"Kebijakan moneter, kebijakan fiskal, sektor, semuanya kita jalankan. Selama ini kan cuman sinergi ke arah yang lebih bagus kan? Kalau itu bukan intervensi, kerja sama," ujar Purbaya pada Selasa (20/1/2026).

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan, bahwa kehadiran Thomas Djiwandono di BI maupun potensi masuknya Juda Agung ke jajaran pemerintahan ditujukan untuk memperkuat fondasi ekonomi, bukan untuk menarik bank sentral ke dalam kepentingan politik praktis.

"Jadi kita akan jaga independensi Bank Sentral dengan Pemerintah semaksimal mungkin. Saya enggak perlu uang Bank Sentral untuk itu (program pemerintah). Kita pastikan likuiditas sistem finansial cukup baik," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!