Trump Kerahkan Kapal Perang AS Menuju Iran, Harga Minyak Mendidih
Jum'at, 23 Januari 2026 - 22:20 WIB
CEO Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan kepada CNBC bahwa sektor energi tetap sangat tangguh dalam mengelola volatilitas apa pun yang mungkin muncul. Ia menambahkan pasar saat ini masih memiliki pasokan yang memadai dengan sumber yang terdiversifikasi.
Potensi gangguan ekspor Iran diperkirakan paling berdampak pada China, yang menyerap lebih dari 80% minyak mentah Iran. Data Kpler menunjukkan minyak Iran menyumbang sekitar 13% dari total impor minyak laut China, dengan kilang independen di Provinsi Shandong sebagai pembeli utama.
Di sisi lain, kekhawatiran pasokan juga datang dari Kazakhstan. Produksi di ladang minyak raksasa Tengiz yang dioperasikan Chevron masih terhenti pascakebakaran pada 18 Januari. JP Morgan memperkirakan gangguan dapat berlanjut hingga akhir Januari, meski analis Fitch Ratings menilai dampaknya terhadap harga global akan tetap terbatas karena pasar masih berada dalam kondisi kelebihan pasokan.
Potensi gangguan ekspor Iran diperkirakan paling berdampak pada China, yang menyerap lebih dari 80% minyak mentah Iran. Data Kpler menunjukkan minyak Iran menyumbang sekitar 13% dari total impor minyak laut China, dengan kilang independen di Provinsi Shandong sebagai pembeli utama.
Di sisi lain, kekhawatiran pasokan juga datang dari Kazakhstan. Produksi di ladang minyak raksasa Tengiz yang dioperasikan Chevron masih terhenti pascakebakaran pada 18 Januari. JP Morgan memperkirakan gangguan dapat berlanjut hingga akhir Januari, meski analis Fitch Ratings menilai dampaknya terhadap harga global akan tetap terbatas karena pasar masih berada dalam kondisi kelebihan pasokan.
(nng)
Lihat Juga :