Panas Bumi Kian Dilirik Investor Asing, Pengamat Berharap Kepemimpinan Baru PGE Percepat Pengembangannya

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:27 WIB
“Salah satu sumber energi baru dan terbarukan yang memiliki potensi sangat besar di Indonesia adalah panas bumi atau geothermal. Potensi panas bumi Indonesia tercatat sebagai yang terbesar kedua di dunia dengan kapasitas mencapai sekitar 24 gigawatt (GW). Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan pemerintah untuk menyelesaikan tantangan yang ada. Sejauh ini, berbagai kajian sudah dilakukan guna mendukung pengembangan panas bumi secara berkelanjutan,” ungkap Telisa melalui keterangannya pada Kamis (22/1/2026).

Telisa menjelaskan berbagai tantangan yang masih dihadapi industri panas bumi tanah air mulai dari aspek teknis, regulasi, hingga pembiayaan.“Tantangan-tantangan ini perlu diselesaikan secara bertahap agar pengembangan panas bumi dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Indonesia sudah memiliki kajian cukup banyak dan pemetaan-pemetaan mengenai potensi panas bumi,” tambah Telisa.

Di sisi pembiayaan, Telisa menilai pembentukan Danantara berpotensi menjadi katalis penting dalam mempercepat akselerasi pemanfaatan panas bumi guna mendukung perekonomian nasional. Telisa berharap PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) sebagai pemain panas bumi terbesar di tingkat nasional, dapat membantu merumuskan dan mengimplementasikan solusi akan berbagai tantangan panas bumi.

Baca Juga : Potensi Panas Bumi Indonesia Terbesar Kedua di Dunia, Penopang Transisi Energi

PGE baru saja mengumumkan pergantian kepemimpinan, dengan Ahmad Yani resmi menjabat sebagai Direktur Utama yang sebelumnya dijabat oleh Julfi Hadi. Menurut Telissa, pergantian kepemimpinan di PGE dapat menjawab berbagai kendala operasional dalam pengembangan panas bumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!