Tes Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Tegaskan telah Mundur dari Pengurus Gerindra
Senin, 26 Januari 2026 - 18:28 WIB
“Jawabannya tidak (anggota partai Gerindra). Sejak bulan Maret 2025 sebenarnya dimana saya sudah tidak lagi, saya waktu itu memutuskan meminta izin juga karena waktu itu masih di Kemenkeu dan saya izin tidak jadi bendahara umum karena sudah 18 tahun eh 17 tahun jadi perlu regenerasi,” papar Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono.
Lebih lanjut, Thomas mengungkapkan komitmen yang lebih besar terkait keanggotaannya di partai besutan Prabowo Subianto tersebut demi menjaga marwah profesionalisme di Bank Indonesia.
"Saya juga bukan anggota Gerindra per 31 Desember tahun ini dan ini adalah komitmen saya terhadap satu, independensi Bank Indonesia, tapi kedua rasa profesionalisme saya," tegas Thomas.
Guna memastikan pernyataan tersebut bukan sekadar klaim lisan, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta bukti fisik berupa dokumen pendukung. Hal ini dianggap penting untuk menjaga kredibilitas proses seleksi.
"Bisa dilampirkan suratnya? Ini penting Pak supaya klarifikasi ini datang dari Bapak dengan dokumen resmi," pinta Misbakhun.
Baca Juga: Tukar Guling Thomas Djiwandono dan Juda Agung Bisa Jadi Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter
Lebih lanjut, Thomas mengungkapkan komitmen yang lebih besar terkait keanggotaannya di partai besutan Prabowo Subianto tersebut demi menjaga marwah profesionalisme di Bank Indonesia.
"Saya juga bukan anggota Gerindra per 31 Desember tahun ini dan ini adalah komitmen saya terhadap satu, independensi Bank Indonesia, tapi kedua rasa profesionalisme saya," tegas Thomas.
Guna memastikan pernyataan tersebut bukan sekadar klaim lisan, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta bukti fisik berupa dokumen pendukung. Hal ini dianggap penting untuk menjaga kredibilitas proses seleksi.
"Bisa dilampirkan suratnya? Ini penting Pak supaya klarifikasi ini datang dari Bapak dengan dokumen resmi," pinta Misbakhun.
Baca Juga: Tukar Guling Thomas Djiwandono dan Juda Agung Bisa Jadi Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter
Lihat Juga :