Rupiah Perkasa di Posisi Rp16.768/USD, Berikut Sentimennya

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:22 WIB
Pasar prediksi Polymarket menunjukkan peluang penutupan melonjak tajam dari sekitar 8 persen pada hari Jumat menjadi hampir 78 persen pada hari Senin. Baca Juga: Rupiah Balik Pukul Dolar AS, Hari Ini Sentuh Rp16.782



Selain itu penarikan kembali ancaman tarif perdagangan terhadap banyak negara di Eropa oleh presiden AS pekan lalu setelah AS menguasai Greenland, dan dengan demikian memperoleh pengaruh strategis di Arktik.

Kemudian, Trump mengancam akan memberlakukan tarif perdagangan terhadap beberapa sekutu AS, terutama embargo perdagangan efektif terhadap Kanada. Presiden menolak potensi perdagangan antara Kanada dan Tiongkok, dan mengancam akan memberlakukan tarif 100 persen terhadap Ottawa.

Pada Senin malam, Trump juga mengatakan akan menaikkan tarif perdagangan terhadap barang-barang Korea Selatan menjadi 25%, dengan alasan Seoul menunda pemberlakuan kesepakatan perdagangan baru-baru ini. Pasar tetap waspada terhadap langkah-langkah lebih lanjut dari Trump. Ketegangan geopolitik yang meningkat di Iran dan Timur Tengah, seiring kedatangan kapal-kapal AS di wilayah tersebut, juga membuat pasar tetap waspada.

Dari sentimen domestik, Pemerintah diprediksi akan menghadapi tantangan berat dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan utang pada 2026. Meski target pembiayaan utang netto dalam RAPBN 2026 tercatat sebesar Rp832,21 triliun, kebutuhan untuk menarik utang baru secara bruto jauh lebih besar, yakni mencapai Rp1.650 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!