Petrodolar Tergerus, 20% Transaksi Minyak Global Beralih ke Mata Uang Lokal

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:06 WIB
Dorongan serupa datang dari Rusia dan negara BRICS lainnya yang semakin gencar menggunakan mata uang non-dolar dalam perdagangan bilateral, khususnya untuk komoditas energi. Uni Emirat Arab juga tercatat masuk dalam skema pembayaran alternatif ini.

Perubahan tersebut berpotensi signifikan mengingat blok BRICS menguasai hampir 40% produksi minyak global. Kekuatan energi utama ini secara bertahap menyiapkan perubahan besar yang dapat menggeser keseimbangan dengan mendorong mata uang lokal sebagai alat pembayaran utama.

Baca Juga: Tersangka Penembakan Jenderal Rusia Ditangkap di Dubai, Putin Beterima Kasih pada Mohammed bin Zayed

Meski pergeseran saat ini masih dalam skala terbatas, konsolidasi kekuatan mata uang alternatif terus berjalan. Tekanan terhadap dolar AS untuk mempertahankan hegemoninya dalam sistem keuangan global pun semakin nyata.

Langkah ini dinilai bukan hanya soal diversifikasi mata uang, tetapi juga bagian dari repositioning geopolitik untuk mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan yang berpusat pada dolar AS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!