PLN dan BIB Sepakat Jual Beli 23.040 REC, Dorong Green Mining di Tanah Air
Rabu, 11 Februari 2026 - 17:46 WIB
Di sisi lain, permintaan terhadap REC di Indonesia menunjukkan tren yang signifikan. Pada 2024, pengguna REC naik lebih dari 117% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total konsumsi energi hijau mencapai lebih dari 10,9 terawatt hour (TWh). PLN mencatat lebih banyak perusahaan, termasuk pemain global dan lokal, mulai memanfaatkan instrumen ini untuk mendukung target keberlanjutan mereka.
Kenaikan minat ini juga mencerminkan meningkatnya kesadaran industri dalam memenuhi tuntutan pemangku kepentingan untuk meminimalkan jejak karbon. Instrumen REC dianggap sebagai katalis penting dalam mempercepat pencapaian target bauran energi nasional yang diamanatkan dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Baca juga: Listrik Tempat Usaha Tak Lagi Cukup? Cek Cara Mudah dan Cepat Tambah Daya
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyambut positif keputusan PT BIB. Ia menegaskan penjualan 23.040 unit REC ini merupakan pencapaian terbesar di wilayah Kalimantan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PT Borneo Indobara kepada PLN,” katanya.
Lebih jauh, Iwan meyakini kolaborasi ini menjadi benchmark transformasi energi bersih bagi sektor pertambangan lainnya di Indonesia. Dengan kualitas dan keandalan pasokan listrik yang kuat, PLN siap menopang pertumbuhan produksi dan kebutuhan listrik industry, sekaligus mendukung target-target lingkungan yang semakin ambisius di era transisi energi.
Kenaikan minat ini juga mencerminkan meningkatnya kesadaran industri dalam memenuhi tuntutan pemangku kepentingan untuk meminimalkan jejak karbon. Instrumen REC dianggap sebagai katalis penting dalam mempercepat pencapaian target bauran energi nasional yang diamanatkan dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Baca juga: Listrik Tempat Usaha Tak Lagi Cukup? Cek Cara Mudah dan Cepat Tambah Daya
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyambut positif keputusan PT BIB. Ia menegaskan penjualan 23.040 unit REC ini merupakan pencapaian terbesar di wilayah Kalimantan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PT Borneo Indobara kepada PLN,” katanya.
Lebih jauh, Iwan meyakini kolaborasi ini menjadi benchmark transformasi energi bersih bagi sektor pertambangan lainnya di Indonesia. Dengan kualitas dan keandalan pasokan listrik yang kuat, PLN siap menopang pertumbuhan produksi dan kebutuhan listrik industry, sekaligus mendukung target-target lingkungan yang semakin ambisius di era transisi energi.
(poe)
Lihat Juga :