301 Blok Migas Tak Kunjung Beroperasi, Bahlil Ultimatum Siap Cabut Kontrak

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:39 WIB
Menurut Bahlil, kebijakan ini diperlukan karena produksi minyak nasional terus mengalami penurunan sejak puncaknya pada 1996–1997 yang mencapai sekitar 1,5-1,6 juta barel per hari. Penurunan tersebut dipicu berbagai faktor, terutama kondisi sumur yang menua.

Dari sekitar 40 ribu sumur migas di Indonesia, hanya sekitar 18 ribu yang masih aktif, sementara sisanya tidak berproduksi (idle well). Ia mencontohkan proyek gas besar di Blok Masela yang dikelola Inpex.

Menurutnya proyek tersebut baru menunjukkan perkembangan setelah pemerintah memberikan tekanan agar investasi segera direalisasikan. Nilai investasinya diperkirakan mencapai sekitar USD18 miliar.

Baca Juga: PHE dan Petronas Sepakati FOA Kontrak Bagi Hasil Blok Bobara di Papua Barat

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!