Prabowo Pamer di Depan Pebisnis AS: Tiga Bulan Hemat Anggaran Rp303,14 Triliun

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:14 WIB
“Pernah ada tim studi banding yang mempelajari pengentasan kemiskinan di Australia. Australia adalah salah satu dari sepuluh negara terkaya di dunia. Dan lucunya, saat mereka mengirim tim ke sana, saya dengar dari teman-teman saya di Australia, saat itu sedang musim Paskah,” ungkapnya.

“Orang Australia sedang libur, jadi tidak ada orang yang bisa diajak diskusi! Hal-hal seperti ini terjadi, dan saya bertekad untuk bersikap rasional. Ada juga laporan tim studi banding ke Jepang sekitar tanggal 20 Desember, saat itu sudah masa Natal! Hal-hal seperti inilah yang saya coba rasionalkan,” sambung dia.

Prabowo mengakui kebijakan efisiensi tidak mudah diterapkan. Dia menyebut sempat muncul demonstrasi yang menentang langkah tersebut, yang menurutnya menjadi fenomena tidak lazim.

“Memang tidak mudah di awal. Bahkan ada demonstrasi yang menentang saya. Tapi menurut saya, itu mungkin pertama kalinya dalam sejarah dunia, ada demonstrasi menentang efisiensi pemerintah,” jelas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!