Reformasi Pasar Modal: BEI Kerek Free Float Jadi 15% dan Perluas Transparansi Data

Jum'at, 20 Februari 2026 - 08:55 WIB
“Kami memahami setiap perusahaan memiliki karakteristik berbeda. Karena itu BEI menyiapkan fase transisi, pemantauan, dan pendampingan agar implementasi berjalan terukur sekaligus tetap menjaga stabilitas perdagangan,” kata Jeffrey dalam keterangannya.

Selain aturan free float, BEI juga memperluas kewajiban keterbukaan data pemegang saham. Jika sebelumnya publikasi hanya diwajibkan untuk kepemilikan di atas 5%, ke depan bursa akan mengungkap data kepemilikan saham mulai dari level 1 persen yang dilaporkan secara bulanan.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan informasi yang lebih mendalam bagi investor mengenai struktur kendali perusahaan. Jeffrey menegaskan bahwa akses informasi yang konsisten adalah kunci utama reputasi pasar.

Baca Juga: BEI Buka Suara soal MSCI, Sudah Bertemu sebelum Gejolak Pasar Saham

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!