China, India, dan Brasil Diuntungkan Tarif Baru Trump, Sekutu AS Malah Rugi
Jum'at, 27 Februari 2026 - 11:25 WIB
Baca Juga: Tak Hanya Beras Ribuan Ton, Indonesia Setujui Impor 580.000 Ekor Ayam dari AS
Kanada dan Meksiko turut diuntungkan karena pungutan terkait fentanyl terhadap keduanya tidak lagi berlaku. Jika pembebasan dalam perjanjian dagang USMCA tetap dipertahankan, kedua negara tersebut dinilai berada dalam posisi sangat kompetitif di pasar AS.
Ekonom Goldman Sachs memperkirakan, kombinasi putusan MA dan tarif Section 122 yang baru akan memangkas kenaikan tarif efektif sejak awal 2025 sedikitnya di atas 10 poin persentase menjadi sekitar 9 poin persentase, dengan dampak terhadap PDB yang cenderung teredam oleh penyesuaian inventaris dan pola perdagangan global.
Kanada dan Meksiko turut diuntungkan karena pungutan terkait fentanyl terhadap keduanya tidak lagi berlaku. Jika pembebasan dalam perjanjian dagang USMCA tetap dipertahankan, kedua negara tersebut dinilai berada dalam posisi sangat kompetitif di pasar AS.
Ekonom Goldman Sachs memperkirakan, kombinasi putusan MA dan tarif Section 122 yang baru akan memangkas kenaikan tarif efektif sejak awal 2025 sedikitnya di atas 10 poin persentase menjadi sekitar 9 poin persentase, dengan dampak terhadap PDB yang cenderung teredam oleh penyesuaian inventaris dan pola perdagangan global.
(nng)
Lihat Juga :