Iran Bakar Kilang Minyak Saudi Aramco, Pasokan Energi Global Terancam

Senin, 02 Maret 2026 - 17:00 WIB
Sebagai balasan, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar Israel, instalasi militer AS, serta negara-negara Teluk yang dianggap sekutu Washington. Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania dilaporkan menjadi target, sementara Riyadh menyatakan berhasil menggagalkan serangan terhadap ibu kota dan Provinsi Timur.

Reuters melaporkan, gangguan terhadap infrastruktur energi itu memicu lonjakan harga minyak mentah Brent hingga sekitar 10% pada awal perdagangan pekan. Pelaku pasar mengantisipasi potensi terganggunya pasokan dari kawasan tersebut, terlebih setelah lalu lintas pengiriman melalui Selat Hormuz—jalur yang dilalui sekitar seperlima minyak dunia dilaporkan melambat tajam.

Baca Juga: Iran Tutup Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia Terancam Lumpuh

Fasilitas Ras Tanura memasok lebih dari seperempat kebutuhan bahan bakar domestik Arab Saudi selain perannya sebagai terminal ekspor. Pemerintah Saudi memperingatkan akan ada "konsekuensi berat" atas pelanggaran terhadap infrastrukturnya dan menyatakan siap mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk melindungi aset energi strategisnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!