Dampak Covid-19, Mandiri Guyur Rp120 T untuk Keringanan Cicilan Nasabah

Jum'at, 18 September 2020 - 00:39 WIB
Penyaluran program PEN di Bank Mandiri, lanjut Hery, dilakukan ke berbagai sektor antara lain sektor pendukung industri Pertanian, FMCG (Fast Moving Consumer Goods), Jasa, Perdagangan dan sektor lainnya yang terdampak Covid-19, termasuk sector padat karya agar tidak terjadi PHK.

"Penyerapan permodalan untuk UMKM harus dipercepat guna mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional seperti saat ini. Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Bank Mandiri adalah mempermudah dan memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM," katanya. (Baca juga: Teten dan Bahlil Gandengan Demi Jodohkan Investor dengan UMKM )

Untuk hal ini, lanjut Hery, Bank Mandiri memiliki platform “Mandiri Pintar” yang mampu memproses pengajuan kredit mikro produktif untuk segmen UMKM dengan waktu yang sangat singkat, yaitu hanya dibutuhkan 15 menit, setelah tenaga pemasar mengajukan data debitur melalui Mandiri Pintar.

Selain itu, Bank Mandiri juga mengembangkan UKM Center yang mengintegrasikan layanan perbankan bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!