Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah

Senin, 09 Maret 2026 - 10:15 WIB
Dari sisi global, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah memasuki hari ketujuh turut menambah tekanan di pasar keuangan. Konflik tersebut memicu lonjakan harga minyak mentah yang berpotensi meningkatkan tekanan inflasi global.

“Harga minyak yang lebih tinggi cenderung memicu inflasi dan dapat membuat para pembuat kebijakan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga dalam waktu dekat,” pungkas Ibrahim.

Situasi tersebut mendorong investor global meningkatkan kepemilikan aset aman (safe haven) seperti dolar AS, sehingga menekan mata uang negara berkembang termasuk rupiah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!