Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak, APBN Terancam Jebol Sampai Rp7 Triliun

Senin, 23 Maret 2026 - 13:00 WIB
Baca Juga: Jika AS Luncurkan Serangan Darat, Iran Siapkan Kuburan Massal

Meski demikian, Halim berharap Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dapat merespons situasi ini dengan menambah kuota produksi secara cepat. Langkah tersebut diharapkan mampu meredam lonjakan harga (price spike) agar kembali stabil dan tidak membebani perekonomian negara-negara importir seperti Indonesia.

Sebagai antisipasi, pemerintah masih memiliki sejumlah opsi kebijakan mulai dari optimalisasi penerimaan negara hingga penyesuaian belanja non-prioritas. Namun, jika eskalasi konflik terus berlanjut dalam waktu lama, tekanan terhadap ruang fiskal dipastikan akan semakin berat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!