Pandemi Mengubah Perilaku Konsumen, Pengusaha Restoran Harus Adaptasi dengan 3 Hal Ini
Jum'at, 18 September 2020 - 18:58 WIB
Kedua, Low-Touch Economy dimana operasi resto (front-end maupun back-end) harus memperkecil persentuhan fisik. Ketiga, Less Crowd Economy dimana jaga jarak menjadi sebuah keharusan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19. (Baca juga: Rekor Baru! Sehari 44.428 Spesimen Diperiksa untuk Temukan Kasus Corona )
"Ini memaksa pemain restoran memasuki ekonomi baru. Maka kita harus beradaptasi karena kita memasuki 3 ekonomi yang berbeda," jelasnya.
Menurut Yuswohady, pandemi Covid-19 selain mendorong akselerasi digital juga meningkatkan kesadaran terhadap konsep CHS. Ke depannya, konsumen akan semakin peduli dengan penerapan konsep CHS di restoran dan tempat makan.
"CHS menjadi suatu lompatan dari awalnya konsumen tidak peduli, tiba-tiba concern luar biasa. Maka branding CHS jadi branding utama untuk menarik konsumen, selain promo dan diskon," tuturnya.
"Ini memaksa pemain restoran memasuki ekonomi baru. Maka kita harus beradaptasi karena kita memasuki 3 ekonomi yang berbeda," jelasnya.
Menurut Yuswohady, pandemi Covid-19 selain mendorong akselerasi digital juga meningkatkan kesadaran terhadap konsep CHS. Ke depannya, konsumen akan semakin peduli dengan penerapan konsep CHS di restoran dan tempat makan.
"CHS menjadi suatu lompatan dari awalnya konsumen tidak peduli, tiba-tiba concern luar biasa. Maka branding CHS jadi branding utama untuk menarik konsumen, selain promo dan diskon," tuturnya.
(ind)
Lihat Juga :