Perang AS-Iran Makin Panas, Harga Minyak Dunia Diramal Tembus USD116 per Barel

Minggu, 05 April 2026 - 13:08 WIB


Selain minyak, harga emas juga diprediksi ikut terdorong naik seiring meningkatnya ketidakpastian global. Emas yang dikenal sebagai aset safe haven akan menjadi pilihan utama investor di tengah risiko geopolitik dan potensi inflasi akibat kenaikan harga energi.

Menurut Ibrahim, harga emas dunia berpotensi menembus level USD4.878 hingga USD5.080 per troy ounce. Jika skenario tersebut terjadi, harga logam mulia di dalam negeri diperkirakan bisa mencapai Rp3 juta per gram.

Ia menjelaskan, meningkatnya tensi geopolitik, termasuk Perang AS-Iran dan perang Rusia-Ukraina, menjadi faktor utama yang memicu kenaikan harga emas. Kondisi ini mendorong investor global mengalihkan dana dari aset berisiko ke emas dan dolar AS.

Baca Juga: Purbaya Blak-blakan, Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak Tambah Defisit Rp6 Triliun
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!