Harga Minyak Dunia Melonjak 2,2%, Brent Tembus USD111 per Barel
Senin, 06 April 2026 - 09:00 WIB
Baca Juga: Trump Ultimatum Iran Lagi: Buka Selat Hormuz Hari Rabu atau Listriknya Akan Dibom AS!
Akibatnya, pelaku industri mulai mencari jalur alternatif yang lebih mahal, seperti pengiriman melalui rel ke terminal lain, termasuk Vysotsk di Teluk Finlandia atau pelabuhan Taman di Laut Hitam, meskipun kapasitasnya terbatas.
Otoritas maritim Finlandia melaporkan volume pengiriman dari Primorsk dan Ust-Luga anjlok drastis menjadi hanya beberapa kapal per pekan, jauh di bawah rata-rata normal 40–50 kapal, sehingga semakin memperketat pasokan minyak global dan mendorong kenaikan harga.
Selain itu, Presiden AS Donald Trump pada Minggu mengintensifkan tekanan terhadap Iran, termasuk ancaman menargetkan infrastruktur vital jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali.
Akibatnya, pelaku industri mulai mencari jalur alternatif yang lebih mahal, seperti pengiriman melalui rel ke terminal lain, termasuk Vysotsk di Teluk Finlandia atau pelabuhan Taman di Laut Hitam, meskipun kapasitasnya terbatas.
Otoritas maritim Finlandia melaporkan volume pengiriman dari Primorsk dan Ust-Luga anjlok drastis menjadi hanya beberapa kapal per pekan, jauh di bawah rata-rata normal 40–50 kapal, sehingga semakin memperketat pasokan minyak global dan mendorong kenaikan harga.
Selain itu, Presiden AS Donald Trump pada Minggu mengintensifkan tekanan terhadap Iran, termasuk ancaman menargetkan infrastruktur vital jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali.
(nng)
Lihat Juga :