Akuntabilitas Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Fintech

Selasa, 05 Mei 2026 - 14:32 WIB
Ia menambahkan, tanpa pengawasan memadai, termasuk penerapan mekanisme human-in-the-loop, penggunaan AI berpotensi menimbulkan risiko baru yang bersifat sistemik.

Perubahan lanskap ini juga mendorong kebutuhan talenta baru yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami aspek kepatuhan. Industri kini membutuhkan talenta multidisiplin yang mampu menggabungkan keahlian teknologi, analisis data, serta pemahaman regulasi.

Arfan menegaskan, masa eksperimen dalam industri fintech telah berakhir dan kini memasuki tahap pembuktian. Keunggulan tidak lagi ditentukan oleh kecepatan inovasi semata, melainkan oleh kemampuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan tanggung jawab.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!