Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal

Selasa, 05 Mei 2026 - 23:03 WIB
"PT Pupuk Indonesia menyampaikan beberapa kemungkinan kerja sama yang bisa dilakukan terutama memenuhi kebutuhan fosfat dan kayu. Ini diproduksi untuk kebutuhan pupuk NPK," ujar Wamenperin.

Selain itu, Moskow melalui perusahaan Rosatom, juga menawarkan investasi teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir terapung. Wamen Riza menyambut baik tawaran ini, sebab sudah diimplementasikan oleh Vietnam dan Myanmar yang terlebih dahulu bekerja sama dengan Rusia.

"Rosatom membuat presentasi mengenai pembangkit listrik yang floating. Jadi dia tidak landed di daratan, tetapi ditempatkan di sebuah fasilitas di laut yang berdekatan dengan daratan. Lalu pembangunannya dilaksanakan dan pembangkitnya dibangun di fasilitas itu untuk bisa luruskan ke daratan," ujar dia.

Lebih lanjut, Wamen Riza turut menyodorkan produk industri halal RI, mengingat terdapat 25 juta penduduk Muslim di Rusia. Menurut dia, ini menjadi pasar potensial untuk produk halal Indonesia di bidang kosmetik, fashion, maupun makanan dan minuman.

"Apapun produk-produk industri halal saya yakin sekali akan menjadi produk yang bisa diterima oleh masyarakat muslim Rusia," kata Wamen Riza.

Baca Juga: Wamenperin Sidak Pabrik Chery: TKDN 40% Kurang, Maunya 60%!

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!