Rupiah Jeblok Tembus Rp17.600 per Dolar AS, DPR Desak Gubernur BI Mundur
Senin, 18 Mei 2026 - 14:24 WIB
Daya beli rupiah juga dinilai keok saat disandingkan dengan deretan mata uang utama dunia lainnya, termasuk di lingkup regional Asia Tenggara. Mata uang global yang turut menekan pergerakan rupiah di antaranya adalah dolar Singapura, dolar Australia, ringgit, euro, hingga dolar Hong Kong.
Sebagai komparasi historis, parlemen menjabarkan bahwa pada awal tahun 2006, nilai tukar rupiah terhadap euro masih mampu bertahan di kisaran Rp7.000. Namun, saat ini posisinya sudah melemah tajam mendekati rentang Rp19.000 hingga Rp20.000 per euro, yang mencerminkan adanya persoalan serius pada tingkat kepercayaan eksternal.
Baca Juga: Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Primus menambahkan, usulan pengunduran diri yang dilayangkannya sama sekali tidak bermaksud untuk mendegradasi personalitas Gubernur BI Perry Warjiyo. Langkah melepas jabatan di tengah situasi krisis dipandang sebagai sebuah bentuk tanggung jawab moral yang luhur dan lazim dipraktikkan oleh para pemimpin di negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan demi menjaga kehormatan institusi.
Sebagai komparasi historis, parlemen menjabarkan bahwa pada awal tahun 2006, nilai tukar rupiah terhadap euro masih mampu bertahan di kisaran Rp7.000. Namun, saat ini posisinya sudah melemah tajam mendekati rentang Rp19.000 hingga Rp20.000 per euro, yang mencerminkan adanya persoalan serius pada tingkat kepercayaan eksternal.
Baca Juga: Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Primus menambahkan, usulan pengunduran diri yang dilayangkannya sama sekali tidak bermaksud untuk mendegradasi personalitas Gubernur BI Perry Warjiyo. Langkah melepas jabatan di tengah situasi krisis dipandang sebagai sebuah bentuk tanggung jawab moral yang luhur dan lazim dipraktikkan oleh para pemimpin di negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan demi menjaga kehormatan institusi.
(nng)
Lihat Juga :