Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan

Selasa, 09 Juni 2026 - 16:11 WIB
Untuk menjaga kecukupan likuiditas perbankan, BI juga membuka kembali fasilitas lelang repurchase agreement (repo) dengan tenor hingga 12 bulan. Melalui mekanisme tersebut, perbankan dapat memperoleh likuiditas dengan menjaminkan surat berharga seperti SBN dan SRBI kepada bank sentral.

Baca Juga: Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah

Langkah kelima dilakukan melalui peningkatan intensitas operasi moneter dan pasar valuta asing. BI akan memperkuat intervensi di pasar spot maupun Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta meningkatkan frekuensi lelang SRBI menjadi dua kali dalam sepekan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan.

Perry menegaskan berbagai kebijakan tersebut sekaligus menjawab spekulasi mengenai kemampuan BI dalam menjaga stabilitas rupiah. Menurut dia, posisi cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang sangat memadai berdasarkan indikator kecukupan internasional yang digunakan Dana Moneter Internasional (IMF).

“Cadangan devisa kita masih lebih dari cukup. Berdasarkan indikator adequacy reserve asset, posisinya masih di atas 115 persen dan setara dengan pembiayaan sekitar enam bulan impor,” ujar Perry. Ia menambahkan kondisi tersebut menunjukkan ruang yang cukup bagi BI untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar dan ketahanan sektor keuangan nasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!