Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:23 WIB
"Keberhasilan pengembangan panas bumi tidak hanya diukur dari energi yang dihasilkan, tetapi juga dari dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan," kata Kepala Teknik Panas Bumi Star Energy Geothermal Wayang Windu Ismail Hidayat.

Baca Juga: Panas Bumi di Kabupaten Manggarai NTT Potensial Jadi Sumber Energi Terbarukan

Melalui program pemberdayaan masyarakat bertajuk Tumbuh Bersama, perusahaan mengembangkan budidaya jamur yang melibatkan kelompok masyarakat lokal. Program tersebut melahirkan Genki Noko Farm dengan kapasitas produksi hingga 40.000 baglog jamur, meningkatkan kas usaha dari Rp1 juta menjadi Rp30 juta, sekaligus mendukung penyediaan bahan pangan untuk program pencegahan stunting.

Program tersebut juga menghasilkan manfaat lingkungan melalui pemanfaatan limbah jerami padi dan kulit kopi sebagai media tanam jamur. Inovasi itu mampu mencegah emisi gas rumah kaca sekitar 3.787 kilogram CO2e per tahun serta menciptakan potensi tambahan pendapatan masyarakat sebesar Rp12,75 juta per tahun. Pengembangan panas bumi pun dinilai memiliki potensi besar sebagai instrumen pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!