Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Rabu, 24 Juni 2026 - 22:16 WIB
Meski demikian, sejumlah survei menunjukkan mayoritas warga AS masih menilai negatif penanganan ekonomi oleh Trump, terutama terkait tingginya biaya perumahan, layanan kesehatan, utilitas, dan kebutuhan pokok. Konflik Iran sebelumnya juga sempat memicu lonjakan harga minyak dan gas serta meningkatkan volatilitas pasar keuangan.
Kebijakan tarif Trump juga dinilai memberi tekanan terhadap industri domestik. Induk perusahaan Mack Trucks, Volvo Group, sebelumnya mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja ratusan karyawan di sejumlah fasilitas produksinya akibat ketidakpastian kebijakan tarif perdagangan AS.
Trump saat ini berupaya memperkuat posisi Partai Republik di Pennsylvania menjelang pemilu paruh waktu. Negara bagian tersebut dipandang krusial dalam menentukan dominasi Partai Republik di Kongres, mengingat selisih kursi mayoritas di DPR AS masih sangat tipis.
Kebijakan tarif Trump juga dinilai memberi tekanan terhadap industri domestik. Induk perusahaan Mack Trucks, Volvo Group, sebelumnya mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja ratusan karyawan di sejumlah fasilitas produksinya akibat ketidakpastian kebijakan tarif perdagangan AS.
Trump saat ini berupaya memperkuat posisi Partai Republik di Pennsylvania menjelang pemilu paruh waktu. Negara bagian tersebut dipandang krusial dalam menentukan dominasi Partai Republik di Kongres, mengingat selisih kursi mayoritas di DPR AS masih sangat tipis.
(nng)
Lihat Juga :