Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB
Fokus psikologis para trader dunia saat ini murni terkunci pada satu hal yakni Selat Hormuz sudah aman dan Iran tidak akan bisa menutupnya lagi. Pihak AS bahkan menegaskan bahwa minyak akan tetap mengalir bebas meskipun masa negosiasi ketat 60 hari ke depan terkait program nuklir Teheran nantinya berjalan alot.

Bagaimana dengan BBM RI?

Amblesnya Brent ke level USD73 dan WTI ke USD70 membawa angin segar yang sangat dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya ada peluang besar penurunan Harga BBM Nonsubsidi. Harga minyak dunia yang hancur ke level USD70-an per barel seharusnya memberikan ruang yang sangat longgar bagi PT Pertamina (Persero) serta operator swasta seperti Shell, BP, dan Vivo untuk memangkas harga BBM jenis Pertamax series, Shell Super, hingga BP 92 pada periode evaluasi harga berkala terdekat.

Sentimen ini juga bisa menjadi positif buat penguatan rupiah, lantaran ada penurunan beban impor minyak mentah oleh pemerintah akan mengurangi tekanan kebutuhan Dolar AS di dalam negeri. Hal ini secara psikologis akan membantu memperkuat nilai tukar rupiah, yang pada gilirannya menekan laju inflasi harga barang-barang pokok di pasar domestik.

Sebelumnya Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia mengatakan, harga BBM nonsubsidi sangat bergantung pada pergerakan harga minyak dunia sebagai bahan baku utama.

"Apakah bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun sudah bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun," kata Dwi saat konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (17/6).

Ditambah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di dalam negeri, seperti Pertamax dan Pertamax Green 95, akan segera melandai. Penurunan ini diyakini bakal terealisasi dalam waktu dekat seiring dengan tercapainya kesepakatan damai AS-Iran yang memicu kejatuhan harga minyak mentah di pasar internasional.

"Saya yakin dengan potensi menurunnya harga minyak dunia, harga Pertamax dan lain-lain pun akan turun sehingga fondasi pertumbuhan ekonomi kita akan semakin kuat," jelas Purbaya dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, Senin (22/6/2026).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!