Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Operasi Sapu Ranjau: 20 Juta Barel Jebol dalam 24 Jam!

Kecepatan pemulihan jalur Selat Hormuz ini benar-benar di luar prediksi para pakar investasi Wall Street. Analis pasar, Tony Sycamore mengakui bahwa rontoknya harga minyak ini mengejutkan banyak pihak karena kembalinya pasokan barel minyak dari Timur Tengah terbukti jauh lebih kilat daripada estimasi dua pekan lalu.

Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright dalam forum internasional pada Rabu kemarin membocorkan data fantastis. Dimana minimal 20 juta barel minyak mentah telah berhasil menjebol keluar dari Selat Hormuz hanya dalam waktu 24 jam terakhir!

"Volume aliran minyak melalui Selat Hormuz kini sudah sangat mendekati level normal sebelum perang Iran pecah," ungkap Wright.

Meski demikian, Wright menambahkan bahwa pemulihan total 100% masih membutuhkan waktu beberapa minggu ke depan. Hal ini dikarenakan otoritas maritim internasional saat ini tengah melakukan operasi pembersihan ranjau laut (demining) di sepanjang selat untuk memastikan keamanan kapal tanker.

Guna mempercepat eksodus logistik ini, Kesultanan Oman secara darurat telah membuka jalur laut sementara yang dikoordinasikan langsung bersama Organisasi Maritim Internasional (IMO). Baca Juga: 80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz



Ketakutan pelaku pasar terhadap kelangkaan pasokan tampaknya telah sirna sepenuhnya. Terbukti, para pelaku pasar kini kompak "tutup mata" dan mengabaikan laporan resmi dari Energy Information Administration (EIA) yang menyatakan bahwa cadangan minyak total AS justru tengah merosot ke titik terendah sejak tahun 1984 akibat tingginya aktivitas kilang dan pengurasan cadangan darurat pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!