Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Kamis, 25 Juni 2026 - 17:17 WIB
Ia menjelaskan, dimulainya kembali lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz membuat kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak global mereda. Kondisi tersebut mendorong harga minyak mentah dunia turun tajam sepanjang pekan ini.
Kesepakatan antara AS dan Iran juga membuka periode negosiasi selama 60 hari untuk membahas isu lanjutan, termasuk program nuklir Iran. Selain itu, Oman telah membuka jalur sementara guna memperlancar pergerakan kapal tanker dari Selat Hormuz.
Meski harga minyak melemah, pasar masih mencermati arah kebijakan Federal Reserve (Fed). Pelaku pasar menilai bank sentral AS masih berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi setelah muncul perbedaan pandangan di internal pejabat Fed terkait peluang kenaikan suku bunga hingga akhir 2026.
Dari domestik, pemerintah dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan geopolitik global. Ketergantungan impor minyak Indonesia dari Timur Tengah kini disebut tinggal sekitar 20% setelah pemerintah melakukan diversifikasi pasokan energi dari sejumlah negara Afrika serta memperkuat kerja sama energi dengan AS dan Venezuela.
Pemerintah juga optimistis kondisi ekonomi nasional tetap solid pada 2026. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 sebesar 5,61%, cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar per akhir Mei 2026, serta realisasi investasi sebesar Rp498,8 triliun pada triwulan pertama tahun ini.
Kesepakatan antara AS dan Iran juga membuka periode negosiasi selama 60 hari untuk membahas isu lanjutan, termasuk program nuklir Iran. Selain itu, Oman telah membuka jalur sementara guna memperlancar pergerakan kapal tanker dari Selat Hormuz.
Meski harga minyak melemah, pasar masih mencermati arah kebijakan Federal Reserve (Fed). Pelaku pasar menilai bank sentral AS masih berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi setelah muncul perbedaan pandangan di internal pejabat Fed terkait peluang kenaikan suku bunga hingga akhir 2026.
Dari domestik, pemerintah dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan geopolitik global. Ketergantungan impor minyak Indonesia dari Timur Tengah kini disebut tinggal sekitar 20% setelah pemerintah melakukan diversifikasi pasokan energi dari sejumlah negara Afrika serta memperkuat kerja sama energi dengan AS dan Venezuela.
Pemerintah juga optimistis kondisi ekonomi nasional tetap solid pada 2026. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 sebesar 5,61%, cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar per akhir Mei 2026, serta realisasi investasi sebesar Rp498,8 triliun pada triwulan pertama tahun ini.
Lihat Juga :