Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Masyarakat Dilibatkan
Kamis, 02 Juli 2026 - 14:53 WIB
Fadli mengatakan, governance yang ketat menjadi salah satu kunci utama agar implementasi WtE dapat berjalan aman dan akuntabel. "Pertama, kami menjaga tata kelola dengan sangat ketat. Kedua, kami belajar dari negara-negara lain dan menarik investor global untuk berinvestasi di Indonesia. Ketiga, kami memastikan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak lokal berjalan dengan baik, termasuk memaksimalkan penggunaan tenaga kerja lokal," ujarnya.
Fadli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung berbagai upaya pengelolaan sampah yang tengah dikembangkan di Indonesia. Menurutnya, persoalan sampah telah berkembang menjadi tantangan jangka panjang yang memerlukan keterlibatan seluruh pihak.
"Kami dengan kerendahan hati mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung setiap upaya penanganan sampah, baik di skala kecil maupun skala besar, dari hulu hingga hilir, mulai dari pemilahan sampah hingga penerapan berbagai teknologi, baik teknologi yang sudah lama digunakan maupun teknologi yang lebih baru. Karena isu sampah bukan lagi sekadar persoalan hari ini. Persoalan ini sudah menjadi isu generasional dan telah berkembang menjadi isu sosial yang akan menentukan kualitas hidup kita di masa depan. Mari kita bersama-sama mendukung setiap upaya yang dapat menjadi solusi bagi persoalan sampah di Indonesia," kata Fadli.
Seperti diketahui Danantara Indonesia mengumumkan pembentukan PT Daya Energi Bersih Nusantara (PT Denera), yang resmi berdiri pada 1 April 2026 sebagai perusahaan pengelolaan sampah terintegrasi sekaligus holding bagi seluruh proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia. Dibentuk oleh PT Danantara Investment Management (DIM), PT Denera akan mengonsolidasikan investasi, pengembangan, dan operasional proyek PSEL melalui struktur Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) bersama mitra konsorsium terpilih.
Fadli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung berbagai upaya pengelolaan sampah yang tengah dikembangkan di Indonesia. Menurutnya, persoalan sampah telah berkembang menjadi tantangan jangka panjang yang memerlukan keterlibatan seluruh pihak.
"Kami dengan kerendahan hati mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung setiap upaya penanganan sampah, baik di skala kecil maupun skala besar, dari hulu hingga hilir, mulai dari pemilahan sampah hingga penerapan berbagai teknologi, baik teknologi yang sudah lama digunakan maupun teknologi yang lebih baru. Karena isu sampah bukan lagi sekadar persoalan hari ini. Persoalan ini sudah menjadi isu generasional dan telah berkembang menjadi isu sosial yang akan menentukan kualitas hidup kita di masa depan. Mari kita bersama-sama mendukung setiap upaya yang dapat menjadi solusi bagi persoalan sampah di Indonesia," kata Fadli.
Seperti diketahui Danantara Indonesia mengumumkan pembentukan PT Daya Energi Bersih Nusantara (PT Denera), yang resmi berdiri pada 1 April 2026 sebagai perusahaan pengelolaan sampah terintegrasi sekaligus holding bagi seluruh proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia. Dibentuk oleh PT Danantara Investment Management (DIM), PT Denera akan mengonsolidasikan investasi, pengembangan, dan operasional proyek PSEL melalui struktur Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) bersama mitra konsorsium terpilih.
(wur)
Lihat Juga :