TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50

Kamis, 02 Juli 2026 - 22:17 WIB
Salah satu peserta pelatihan, Wardino (45), mengaku mulai merasakan peningkatan hasil panen dan pemahaman dalam mengelola kebun setelah mengikuti program PERKASA. Menurut dia, pelatihan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru mengenai praktik budidaya sawit yang lebih tepat.

Baca Juga: GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, lebih dari 40% luas perkebunan kelapa sawit nasional dikelola petani rakyat. Karena itu, peningkatan produktivitas melalui penerapan Good Agricultural Practices (GAP), penggunaan bibit unggul, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi B50.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi “Statistik Tanaman Perkebunan Tahunan Indonesia 2024” juga menunjukkan kelapa sawit masih menjadi komoditas perkebunan strategis nasional. Melalui program PERKASA, TAP Untuk Negeri menegaskan komitmennya mendukung penguatan produktivitas petani sawit sekaligus mendukung ketahanan energi dan pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!