Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Sabtu, 04 Juli 2026 - 08:49 WIB
Baca Juga: Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebelumnya telah memperingatkan pada awal 2026 bahwa organisasi tersebut berpotensi kehabisan dana pada Juli. Namun, langkah penghematan dan penyesuaian pengeluaran membuat dana operasional dapat diperpanjang hingga akhir musim panas.
Guterres juga pernah mengingatkan bahwa aturan anggaran yang mewajibkan PBB mengembalikan sisa dana tidak terpakai dari anggaran reguler maupun misi penjaga perdamaian telah menyulitkan organisasi menjaga likuiditas kas. Untuk mengatasi masalah tersebut, Majelis Umum PBB pada 30 Juni lalu menyetujui perubahan aturan itu dalam masa uji coba selama empat tahun guna memberi ruang keuangan yang lebih longgar bagi organisasi.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebelumnya telah memperingatkan pada awal 2026 bahwa organisasi tersebut berpotensi kehabisan dana pada Juli. Namun, langkah penghematan dan penyesuaian pengeluaran membuat dana operasional dapat diperpanjang hingga akhir musim panas.
Guterres juga pernah mengingatkan bahwa aturan anggaran yang mewajibkan PBB mengembalikan sisa dana tidak terpakai dari anggaran reguler maupun misi penjaga perdamaian telah menyulitkan organisasi menjaga likuiditas kas. Untuk mengatasi masalah tersebut, Majelis Umum PBB pada 30 Juni lalu menyetujui perubahan aturan itu dalam masa uji coba selama empat tahun guna memberi ruang keuangan yang lebih longgar bagi organisasi.
(nng)
Lihat Juga :