Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979

Sabtu, 04 Juli 2026 - 21:07 WIB
Konflik yang berlangsung saat ini juga berdampak terhadap berbagai sumber energi secara bersamaan, mulai dari minyak mentah, gas alam, bahan bakar olahan, hingga pasokan pupuk dunia. Kondisi tersebut dinilai memperlihatkan tingginya kerentanan pasar energi global di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan perdagangan internasional.

Sebagai langkah stabilisasi pasar, IEA telah melepas minyak dari cadangan strategis dalam jumlah rekor mencapai 400 juta barel. Selain itu, sekitar seperlima produksi liquefied natural gas (LNG) global asal Qatar turut terdampak akibat konflik tersebut.

IEA melaporkan akumulasi kehilangan pasokan minyak dari produsen di kawasan Teluk telah melampaui 1 miliar barel. Jika konflik terus berlangsung, total kehilangan pasokan diproyeksikan dapat mencapai sekitar 1,5 miliar barel minyak dari pasar global.

Meski terdapat kesepakatan gencatan senjata sementara, gangguan pasokan energi diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Dampak terhadap pasokan gas bahkan diproyeksikan dapat berlangsung lebih lama dan memengaruhi stabilitas energi global.

Baca Juga: Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!