Dapat 'Duit' Rp45 T, ke Mana Saja Menhub Budi Akan Menghabiskannya?
Selasa, 22 September 2020 - 14:16 WIB
Diikuti dengan program riset dan inovasi IPTEK sebesar Rp112 miliar (0,25%) dan program pendidikan dan pelatihan vokasi sebesar Rp2 triliun (4,59%).
Selain itu, Budi juga menjawab salah satu keinginan Komisi V DPR, yaitu memprioritaskan program padat karya. Dia memastikan bahwa program tersebut telah dipastikan alokasinya sebagai salah satu prioritas.
"Memang harusnya kita memprioritaskan program padat karya dan juga pemulihan sektor riil, yang akan saya dan kita lakukan agar dana pembangunan ini dirasakan oleh masyarakat," ungkapnya. ( Baca juga:Viral, Acara TV Denmark Tampilkan Orang Dewasa Telanjang di Depan Anak Sekolah )
Dia menambahkan, kegiatan-kegiatan tersebut harus memenuhi kriteria kesiapan, antara lain kegiatan baru, kegiatan lanjutan, dan rehabilitasi sarana dan prasarana.
"Untuk memaksimalkan alokasi anggaran, kami juga mengalokasikan dananya ke ke beberapa unit kerja dengan rincian Sekretariat Jenderal Rp716 miliar, Irjen Rp121 miliar, Dirjen Darat Rp7,6 triliun, Dirjen Laut Rp11,4 triliun, Dirjen Udara10,5 triliun, Dirjen Kereta Api Rp11,1 triliun, BPSDM Rp3,5 triliun, dan BPTJ Rp350 miliar," pungkas Budi.
Selain itu, Budi juga menjawab salah satu keinginan Komisi V DPR, yaitu memprioritaskan program padat karya. Dia memastikan bahwa program tersebut telah dipastikan alokasinya sebagai salah satu prioritas.
"Memang harusnya kita memprioritaskan program padat karya dan juga pemulihan sektor riil, yang akan saya dan kita lakukan agar dana pembangunan ini dirasakan oleh masyarakat," ungkapnya. ( Baca juga:Viral, Acara TV Denmark Tampilkan Orang Dewasa Telanjang di Depan Anak Sekolah )
Dia menambahkan, kegiatan-kegiatan tersebut harus memenuhi kriteria kesiapan, antara lain kegiatan baru, kegiatan lanjutan, dan rehabilitasi sarana dan prasarana.
"Untuk memaksimalkan alokasi anggaran, kami juga mengalokasikan dananya ke ke beberapa unit kerja dengan rincian Sekretariat Jenderal Rp716 miliar, Irjen Rp121 miliar, Dirjen Darat Rp7,6 triliun, Dirjen Laut Rp11,4 triliun, Dirjen Udara10,5 triliun, Dirjen Kereta Api Rp11,1 triliun, BPSDM Rp3,5 triliun, dan BPTJ Rp350 miliar," pungkas Budi.
(uka)
Lihat Juga :