Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Rabu, 08 Juli 2026 - 13:33 WIB
Sokhib menilai, secara teknis mesin pesawat yang ada saat ini cukup kompatibel untuk menggunakan bahan bakar SAF 1%. Namun tantangan berikutnya adalah memastikan suplai bahan bakar dalam hal ini PT Pertamina, mampu tersedia memenuhi permintaan.
Ia mengatakan, SAF 1 persen sebelumnya telah berhasil diuji coba di maskapai Pelita Air untuk rute domestik. Hasil uji coba tersebut akhirnya membawa kesimpulan untuk diterapkan di seluruh maskapai, dengan kadar 1% di tahun 2027 mendatang.
Rencananya SAF akan disediakan di 2 Bandara Internasional, yaitu Bandara Internasional Soekarno - Hatta, Tangerang Banten, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Baca Juga: Avtur Campuran Minyak Jelantah Mulai Diproduksi 2029, SAF Indonesia Lirik Pasar Internasional
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA), Denon Prawiraatmadja menambahkan, tantangan utama penerapan bahan bakar SAF memang bukan terletak pada persoalan teknis seperti mesin. Akan tetapi menyangkut harga yang lebih mahal ketimbang avtur, sehingga berpotensi menambah beban para pelaku industri untuk memenuhi konsumsi bahan bakar.
Lihat Juga :