Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:47 WIB
Memaksimalkan produksi bahan bakar nabati domestik untuk menekan impor minyak mentah global secara radikal agar dolar tidak bocor ke luar negeri.
Jurus 2: Swasembada Pangan Total (Jangan Cuma Fokus Beras)
Fuad mengingatkan bahwa ruang perbaikan pangan sangat luas. "Jangan cuma fokus ke beras. Sukses di beras, kita harus langsung beresin komoditas gandum, kedelai, dan jagung yang impornya masih jutaan ton per tahun. Impor pangan ini menyedot devisa yang sangat besar."
Jurus 3: Tertibkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) & Penegakan Hukum
Pemerintah wajib memaksa devisa hasil ekspor komoditas kembali dan menetap di perbankan dalam negeri. Selama ini, pengusaha selalu mencari ribuan alasan pintar yang disebut Fuad "bohong belaka" demi memarkir uangnya di luar negeri. Langkah ini harus dikawal dengan penegakan hukum yang tanpa kompromi.
"Kalau ini dilaksanakan secara konsisten, Indonesia akan cepat bangkit lagi dalam waktu 6 bulan. Tahun pertama pikiran kita mulai terbuka karena ekonomi membaik, tahun kedua akan meningkat lagi. Pertumbuhan ekonomi 8% itu bukan hal mustahil. Kuncinya konsistensi eksekusi dan penegakan hukum," pungkas Fuad.
Jurus 2: Swasembada Pangan Total (Jangan Cuma Fokus Beras)
Fuad mengingatkan bahwa ruang perbaikan pangan sangat luas. "Jangan cuma fokus ke beras. Sukses di beras, kita harus langsung beresin komoditas gandum, kedelai, dan jagung yang impornya masih jutaan ton per tahun. Impor pangan ini menyedot devisa yang sangat besar."
Jurus 3: Tertibkan Devisa Hasil Ekspor (DHE) & Penegakan Hukum
Pemerintah wajib memaksa devisa hasil ekspor komoditas kembali dan menetap di perbankan dalam negeri. Selama ini, pengusaha selalu mencari ribuan alasan pintar yang disebut Fuad "bohong belaka" demi memarkir uangnya di luar negeri. Langkah ini harus dikawal dengan penegakan hukum yang tanpa kompromi.
Target Pertumbuhan Ekonomi 8% Bukan Lagi Mustahil
Fuad Bawazier optimistis, jika pemerintah konsisten mengeksekusi kebijakan yang sudah ditetapkan ini dan menutup celah pelarian modal, efek domino positifnya akan langsung terasa di tahun pertama."Kalau ini dilaksanakan secara konsisten, Indonesia akan cepat bangkit lagi dalam waktu 6 bulan. Tahun pertama pikiran kita mulai terbuka karena ekonomi membaik, tahun kedua akan meningkat lagi. Pertumbuhan ekonomi 8% itu bukan hal mustahil. Kuncinya konsistensi eksekusi dan penegakan hukum," pungkas Fuad.
(akr)
Lihat Juga :