GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:48 WIB
Ia menambahkan komitmen tersebut sejalan dengan upaya Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang terus mendorong perusahaan sawit mematuhi seluruh ketentuan ketenagakerjaan. Kepatuhan terhadap regulasi, termasuk perlindungan pekerja dan penerapan K3, juga menjadi syarat penting untuk memperoleh sertifikasi keberlanjutan ISPO maupun RSPO.

Menurut Edi, industri sawit juga berada di bawah pengawasan pemerintah guna memastikan seluruh pekerja memperoleh perlindungan yang setara. Selain pengawasan eksternal, perusahaan menerapkan mekanisme pengawasan internal, sementara bagi anggota GAPKI, serikat pekerja turut berperan sebagai bagian dari pengawasan bersama terhadap kepatuhan standar K3.

Baca Juga: Kolaborasi Antaranggota GAPKI Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Sawit Nasional

GAPKI, lanjut Edi, secara rutin memberikan pendampingan, sosialisasi, pelatihan, serta memfasilitasi pertukaran pengetahuan (knowledge sharing) antaranggota agar praktik terbaik dalam penerapan keselamatan kerja dapat diterapkan secara lebih luas. Organisasi juga memiliki mekanisme penegakan kepatuhan sehingga pelanggaran berat dapat memengaruhi status keanggotaan perusahaan.

Edi menegaskan penguatan kualitas sumber daya manusia dan budaya keselamatan kerja menjadi fokus utama ke depan. Menurutnya, sistem dan regulasi yang telah tersedia perlu terus didukung melalui edukasi, pelatihan, pengawasan, serta peningkatan kesadaran pekerja agar standar keselamatan kerja di industri sawit tetap terjaga.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!