PLN EPI Dorong Standardisasi Biomassa, Efisiensi Rantai Pasok Jadi Penentu
Senin, 27 Juli 2026 - 18:36 WIB
Guna menjawab tantangan distribusi dan mutu, PLN EPI menerapkan model Spoke-Hub yang mengintegrasikan titik pengumpulan, fasilitas pengolahan, hingga main hub sebagai pusat pengendalian kualitas. Sistem pengadaan ini juga diperkuat lewat ekosistem digital Marketplace Biomassa yang menghubungkan langsung para pemasok dengan kebutuhan di tiap pembangkit.
Baca Juga: PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Saat ini, PLN EPI telah mengoperasikan fasilitas pengolahan di Tasikmalaya dan Ciamis berkapasitas masing-masing 10 ton per jam, serta bersiap memperluas jaringan ke Lebak, Lamongan, Blora, Cilegon, hingga Suralaya. Hingga 2028, perusahaan menargetkan pembangunan 15 Main Hub/Hub Biomassa di berbagai wilayah melalui investasi internal maupun kemitraan strategis.
Penguatan infrastruktur dan integrasi rantai pasok dari hulu ke hilir ini diharapkan tidak hanya menjaga kontinuitas pasokan energi primer, tetapi juga memperkuat pemanfaatan sumber daya domestik demi mendukung pencapaian Net Zero Emissions (NZE) 2060.
Baca Juga: PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Saat ini, PLN EPI telah mengoperasikan fasilitas pengolahan di Tasikmalaya dan Ciamis berkapasitas masing-masing 10 ton per jam, serta bersiap memperluas jaringan ke Lebak, Lamongan, Blora, Cilegon, hingga Suralaya. Hingga 2028, perusahaan menargetkan pembangunan 15 Main Hub/Hub Biomassa di berbagai wilayah melalui investasi internal maupun kemitraan strategis.
Penguatan infrastruktur dan integrasi rantai pasok dari hulu ke hilir ini diharapkan tidak hanya menjaga kontinuitas pasokan energi primer, tetapi juga memperkuat pemanfaatan sumber daya domestik demi mendukung pencapaian Net Zero Emissions (NZE) 2060.
(nng)
Lihat Juga :