Rupiah Makin Loyo Imbas Pengunduran Diri Gubernur BI, Hari Ini Tembus Rp18.083/USD
Selasa, 28 Juli 2026 - 16:07 WIB
Analis pasar uang dan komoditas, mengatakan, ketidakpastian ekonomi dalam negeri usai pengunduran diri Perry Warjiyo dari kursi Gubernur Bank Indonesia (BI) secara mendadak direspons negatif oleh pasar. Foto/Dok
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (28/7/2026) usai turun 74 poin atau sekitar 0,41% ke level Rp18.083 per dolar AS. Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, ketidakpastian ekonomi dalam negeri usai pengunduran diri Perry Warjiyo dari kursi Gubernur Bank Indonesia (BI) secara mendadak sempat direspons negatif oleh pasar.
Secara jangka pendek meningkatkan ketidakpastian pasar akibat transisi kepimpinan yang baru di tengah depresiasi nilai tukar rupiah, derasnya outflow dana asing serta potensi tren kenaikan suku bunga global.
"Namun, penunjukan Destry Damayanti memberi optimisme pasar akan komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan laju inflasi, serta mempertahankan stabilitas sistem keuangan yang berkelanjutan," kata Ibrahim.
Baca Juga: Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Pelemahan kurs rupiah juga terlihat pada data JISDOR BI, dimana hari ini ambles ke posisi Rp18.088 per dolar AS. Kondisi mata uang Garuda tarpantau memburuk dari sesi sebelumnya Rp17.995/USD.
Selanjutnya perhatian pasar akan tertuju pada penunjukkan Gubernur BI yang definitif. Penunjukkan Gubernur BI yang baru yang sesuai dengan harapan pasar serta transisi kepemimpinan yang berjalan lancar, diharapkan dapat menjaga kredibilitas dan independensi bank sentral dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter serta stabilitas nilai tukar rupiah.
Secara jangka pendek meningkatkan ketidakpastian pasar akibat transisi kepimpinan yang baru di tengah depresiasi nilai tukar rupiah, derasnya outflow dana asing serta potensi tren kenaikan suku bunga global.
"Namun, penunjukan Destry Damayanti memberi optimisme pasar akan komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan laju inflasi, serta mempertahankan stabilitas sistem keuangan yang berkelanjutan," kata Ibrahim.
Baca Juga: Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Pelemahan kurs rupiah juga terlihat pada data JISDOR BI, dimana hari ini ambles ke posisi Rp18.088 per dolar AS. Kondisi mata uang Garuda tarpantau memburuk dari sesi sebelumnya Rp17.995/USD.
Selanjutnya perhatian pasar akan tertuju pada penunjukkan Gubernur BI yang definitif. Penunjukkan Gubernur BI yang baru yang sesuai dengan harapan pasar serta transisi kepemimpinan yang berjalan lancar, diharapkan dapat menjaga kredibilitas dan independensi bank sentral dalam menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter serta stabilitas nilai tukar rupiah.
Lihat Juga :