Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Selasa, 28 Juli 2026 - 17:36 WIB
"Tidak ada hal lain yang bisa menyelesaikan utang nasional ini," ungkap miliarder terkaya sejagat tersebut.
Estimasi menunjukkan biaya keterlibatan militer dalam krisis perang Iran telah menelan biaya langsung USD37,5 miliar, dengan proyeksi total dampak biaya mencapai USD1,5 triliun.
Pakar kebijakan publik dari Harvard Kennedy School, Linda Bilmes menegaskan, bahwa beban bunga utang dari pembiayaan perang ini secara langsung akan dilimpahkan sebagai beban fiskal bagi generasi mendatang.
Namun, berbeda dari Musk yang menyebut kata "bangkrut", Dalio memprediksi pemerintah AS tidak akan mengalami gagal bayar (default) secara teknis, melainkan mencetak uang secara masif. Baca Juga: Tarif Trump Tak Akan Cukup Bayar Utang Rp603.174 Triliun, AS Bakal Krisis?
Bunga Utang Tembus USD1 Triliun, Kalahkan Anggaran Militer AS
Elon Musk menyoroti bahwa beban untuk membayar bunga utang AS saja kini telah melampaui seluruh anggaran pertahanan negara yang berada di kisaran USD1 triliun per tahun. Situasi ini kian memburuk akibat lonjakan pengeluaran militer terkini.Estimasi menunjukkan biaya keterlibatan militer dalam krisis perang Iran telah menelan biaya langsung USD37,5 miliar, dengan proyeksi total dampak biaya mencapai USD1,5 triliun.
Pakar kebijakan publik dari Harvard Kennedy School, Linda Bilmes menegaskan, bahwa beban bunga utang dari pembiayaan perang ini secara langsung akan dilimpahkan sebagai beban fiskal bagi generasi mendatang.
Lingkaran Setan 'Debt Death Spiral': Uang Kertas Makin Tak Berharga
Pandangan Musk diamini oleh pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio yang menyebut AS sedang memasuki fenomena Debt Death Spiral (Pusaran Kematian Utang)-kondisi di mana negara harus meminjam uang hanya untuk membayar bunga pinjaman sebelumnya.Namun, berbeda dari Musk yang menyebut kata "bangkrut", Dalio memprediksi pemerintah AS tidak akan mengalami gagal bayar (default) secara teknis, melainkan mencetak uang secara masif. Baca Juga: Tarif Trump Tak Akan Cukup Bayar Utang Rp603.174 Triliun, AS Bakal Krisis?
Lihat Juga :