Tarif Trump Tak Akan Cukup Bayar Utang Rp603.174 Triliun, AS Bakal Krisis?

Senin, 18 Agustus 2025 - 07:47 WIB
loading...
Tarif Trump Tak Akan...
Kebijakan tarif impor Trump yang tinggi diklaim akan cukup untuk membayar utang nasional AS yang saat ini mencapai USD37 triliun atau setara Rp603.174 triliun, begini kata para ahli. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Donald Trump mengatakan, kebijakan tarif impor tinggi akan cukup untuk membayar utang nasional Amerika Serikat (AS) yang saat ini mencapai USD37 triliun atau setara Rp603.174 triliun (kurs Rp16.302 per USD). Tetapi data Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa pendapatan tersebut bahkan tidak cukup untuk menutupi biaya bunga bulanan.

Dalam wawancara dengan Fortune, Profesor Joao Gomes dari Wharton dan Desmond Lachman dari AEI memperingatkan bahwa meskipun tarif Trump bisa memperlambat pertumbuhan utang, namun tidak akan signifikan dapat mengurangi utang AS. Mayoritas pasar cenderung skeptis terhadap perhitungan Trump meskipun ada beberapa peningkatan pendapatan yang tidak konvensional.

Rencana ini terdengar baik, secara teori. Tetapi ada satu masalah, yakni saat ini pendapatan tarif bahkan tidak menutupi bunga utang—apalagi mengurangi ukuran keseluruhannya. Menurut data Kementerian Keuangan, biaya bunga yang terakumulasi pada surat utang negara hanya di bulan Juli mencapai USD38,1 miliar.

Baca Juga: Ray Dalio Kirim Peringatan Serius ke Amerika: Utang Membengkak Sentuh Rp603.174 Triliun

Bahkan ada tambahan USD13,9 miliar untuk bunga pada obligasi pemerintah, USD2,85 miliar untuk Treasury Floating Rate Notes (FRN) dan total USD6,1 miliar pada aset Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS). Tagihannya sangat mengejutkan: Totalnya mencapai USD60,95 miliar untuk bulan tersebut.

Sebaliknya, pernyataan Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa tarif hanya menghasilkan USD29,6 miliar untuk mengimbangi jumlah tersebut. Angka yang mengesankan, tetapi masih belum cukup untuk menandingi pembayaran bunga utang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Polemik Tarif Resiprokal...
Polemik Tarif Resiprokal AS, Prabowo Tegaskan Tak Bakal Korbankan Kepentingan Nasional
Sikap Dewan Pers soal...
Sikap Dewan Pers soal Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia dan Amerika Serikat
Rekomendasi
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved