Resesi Plus Musim Hujan Bisa Picu Lonjakan Harga Pangan, Ini Pinta Pedagang Pasar
Kamis, 24 September 2020 - 13:57 WIB
Pedagang pasar meminta pemerintah segera mengontrol harga pangan agar tak terjadi kenaikan saat resesi dan musim hujan. Foto/Dok SINDOphoto/Yulianto
JAKARTA - Pedagang pasar tradisional merupakan salah satu kelompok usaha yang terdampak bila Indonesia masuk ke jurang resesi pada kuartal III-2020. Pasalnya, selama pandemi Covid-19 melanda Tanah Air sejak Maret lalu, penjualan mereka sudah mengalami penurunan yang amat dalam.
Ketua Bidang Infokom DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan meminta kepada pemerintah untuk segera mengontrol harga pangan agar tak terjadi kenaikan.
Pasalnya, resesi nanti akan dimulai pada Oktober 2020, yang mana memasuki musim penghujan. Akhirnya, banyak hasil pertanian yang tidak panen hingga membuat suatu produk menjadi langka.
"Kami me-warning agar pemerintah hati-hati dalam harga pangan. Ini musim hujan sudah mulai, kondisi ekonomi sulit. Harus ada strategi untuk menjaga kondisi ekonomi, karena sangat berpengaruh pada produksi pangan," ujarnya saat dihubungi, Kamis (24/9/2020). (Baca juga: Akibat Hujan Deras di Cimahi, Arus Banjir Seret Motor Hingga ke Kolong Angkot )
Ketua Bidang Infokom DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan meminta kepada pemerintah untuk segera mengontrol harga pangan agar tak terjadi kenaikan.
Pasalnya, resesi nanti akan dimulai pada Oktober 2020, yang mana memasuki musim penghujan. Akhirnya, banyak hasil pertanian yang tidak panen hingga membuat suatu produk menjadi langka.
"Kami me-warning agar pemerintah hati-hati dalam harga pangan. Ini musim hujan sudah mulai, kondisi ekonomi sulit. Harus ada strategi untuk menjaga kondisi ekonomi, karena sangat berpengaruh pada produksi pangan," ujarnya saat dihubungi, Kamis (24/9/2020). (Baca juga: Akibat Hujan Deras di Cimahi, Arus Banjir Seret Motor Hingga ke Kolong Angkot )
Lihat Juga :