Gelontorkan Rp20,5 Triliun, Prioritaskan untuk BUMN Pengungkit Ekonomi

Jum'at, 25 September 2020 - 09:47 WIB
“Dilihat dulu sektor-sektor mana yang bisa menggerakkan perekonomian. Jika BUMN tidak mampu memberikan efek ungkit perekonomian yang baik, untuk apa diberikan? Itu lebih baik diberikan untuk sektor lain, seperti bansos yang mau dinaikkan,” tutur Rifki saat dihubungi SINDOnews.

(Baca Juga: Suntikan Modal untuk BUMN Segera Cair Bulan Depan )

Dari lima BUMN itu ada yang bergerak di bidang infrastruktur, yakni Hutama Karya. Menurut Rifki, pembangunan infrastruktur di tengah kondisi yang tidak pasti akan sulit untuk menarik investor. Dia menjelaskan itu akan berjalan efektif ketika pemerintah bisa mengendalikan pandemi dan daya beli sudah kembali normal.

Dia menyarankan pemerintah menyalurkan dananya ke perusahaan plat merah di bidang agrobisnis. Selama pandemi Covid-19 ini, hampir semua sektor usaha loyo. Namun, sektor pertanian tetap tumbuh. Selain itu, dana juga bisa diberikan BUMN-BUMN yang bergerak di bidang kesehatan karena saat ini Indonesia dan dunia membutuhkan vaksin untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

“Itu penting dan diperlukan. Makanan dan kesehatan sudah, baru BUMN yang lain dan bidang tersier dan sekunder. Setelah dua-duanya aman dan pandemi selesai, BUMN sudah bisa berjalan baik dan lancar,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!