Mulia Sekali! Meski Ditanggung Pemerintah, Asuransi Jiwa Tetap Bayar Klaim Covid

Jum'at, 25 September 2020 - 14:31 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyampaikan laporan kinerja semester I 2020 yang mengalami perlambatan akibat pandemi Covid-19 . Walaupun melambat, industri asuransi jiwa tetap melaksanakan komitmen kepada nasabah dan terus menerapkan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan industri dengan prinsip kehati-hatian dan berorientasi kepada nasabah. ( Baca juga:Tangkap Peluang Ekspor Saat Pandemi, Produk Mamin RI Mejeng di Thaifex 2020 )

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan, terdapat perlambatan kinerja sebesar 38,7% yang didorong oleh menurunnya total pendapatan premi sebesar 2,5% dari Rp90,25 triliun di semester I tahun 2019 menjadi Rp88,02 triliun di semester I tahun 2020.



Dia menambahkan, hasil investasi asuransi menurun sebesar 191,9% dari Rp 22,82 triliun di semester I tahun 2019 menjadi minus Rp20,97 triliun di semester II tahun 2020. Penurunan hasil investasi yang signifikan itu muncul akibat kondisi pasar modal Indonesia yang kurang kondusif selama semester I 2020, yang ditandai oleh penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesar 22,9% selama semester I 2020.

“Kinerja investasi dalam industri asuransi sangat dipengaruhi oleh portofolio investasi yang terkait dengan ekonomi makro termasuk pasar modal,” jelas Budi di Jakarta, Jumat (25/9/2020).. ( Baca juga:Mitigasi Dampak Pandemi, Akulaku Lakukan Langkah-Langkah Ini )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!