Latah? Sektor Keuangan juga Mau Bikin Omnibus Law
Jum'at, 25 September 2020 - 14:54 WIB
"Dalam konteks, sektor keuangan kita sangat-sangat kecil. Contohnya perbankan 60% PDB. Negara lain lebih besar. Lalu dana pensiun kita, cuma 5,5% dari PDB. Negara lain luar biasa besar, bahkan Malaysia 60% dari PDB," jelasnya.
Febrio mengatakan, selama ini pendalaman pasar Indonesia luar biasa ketinggalan sehingga dibutuhkan perbaikan. Nantinya akan ada terobosan baru untuk menyerap lebih banyak tabungan masyarakat. ( Baca juga:Sebanyak 19 Perwira Tinggi TNI AD, AL dan AU Naik Pangkat )
"Jadi kita harus benerin. Perundang-undangan, aturan main, harus dibenerin supaya makin jelas dan teman-teman sektor keuangan bisa membangun instrumen baru bagi teman-teman yang mau nabung," jelasnya.
Febrio mengatakan, selama ini pendalaman pasar Indonesia luar biasa ketinggalan sehingga dibutuhkan perbaikan. Nantinya akan ada terobosan baru untuk menyerap lebih banyak tabungan masyarakat. ( Baca juga:Sebanyak 19 Perwira Tinggi TNI AD, AL dan AU Naik Pangkat )
"Jadi kita harus benerin. Perundang-undangan, aturan main, harus dibenerin supaya makin jelas dan teman-teman sektor keuangan bisa membangun instrumen baru bagi teman-teman yang mau nabung," jelasnya.
(uka)
Lihat Juga :