Laba BRI Syariah Tembus Rp168 Miliar di Agustus 2020

Senin, 05 Oktober 2020 - 15:36 WIB
Ngatari menyebut, ekonomi dan keuangan syariah terbukti telah mampu bertahan di tengah krisis pandemi sehingga berpotensi besar menjadi salah satu solusi memulihkan perekonomian nasional. Namun, dari sisi industri, kinerja positif saja belum cukup untuk memaksimalkan potensi ekonomi dan keuangan syariah.

(Baca Juga: Sri Mulyani Buka-bukaan Rendahnya Penetrasi Industri Asuransi Indonesia )

“Masih banyak yang harus dilakukan, yang utama adalah meningkatkan literasi mengenai ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang saat ini masih di angka 16,3% dari skala 100%,” tambahnya.

Ia menyebutkan, masih rendahnya literasi keuangan mencerminkan masih banyaknya ruang yang harus diisi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah. "Terlebih Indonesia adalah negara berpopulasi umat Muslim terbesar di dunia," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!