Menangkap Peluang Ekspor Buah dan Sayur ke Uni Emirat Arab Saat Pandemi

Rabu, 06 Mei 2020 - 12:11 WIB
“Hal ini merupakan bukti kuat bahwa Kementerian Perdagangan terus mencari peluang pasar ekspor di tengah kondisi sulit seperti sekarang. COVID-19 yang melanda dunia ini, tentu perlu disiasati dengan penguatan gizi dan imunitas masyarakatnya," katanya.

Dia melanjutkan, buah-buahan dan sayuran adalah salah satu yang bisa meningkatkan gizi dan imun masyarakat. "Karena itu permintaan buah dan sayur serta makanan olahan asal Indonesia banyak diminati di pasar dunia khususnya UEA,” tegas Mendag Agus Suparmanto.

Sebelumnya pada 28 April 2020, Pemerintah UEA mengirimkan satu unit penerbangan khusus Etihad Airways berkapasitas kargo 40 ton ke Jakarta. Pesawat tersebut digunakan untuk mengimpor bahan makanan dari Indonesia, setelah sebelumnya digunakan mengirim bantuan peralatan medis UEA untuk penanganan COVID-19 di Indonesia.

Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kasan, menambahkan, Kementerian Perdagangan merespons potensi ekspor produk Indonesia ke UEA ini dengan baik. "Kemendag akan terus mendorong eksportir tanah air supaya jeli menangkap peluang pasar dan memanfaatkan kerjasama dengan Atase Perdagangan atau Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di negara akreditasi,” ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!