12 Tahun, RI Terbitkan Sukuk Negara Rp1.538 Triliun
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 03:40 WIB
Luky menilai, lewat penerbitan sukuk yang selama ini dilakukan, hal itu sekaligus pemerintah menyediakan instrumen berbasis syariah yang aman dan keredibel, karena terdapat jaminan oleh negara. Di sisi lain, kata dia, Kemenkeu akan terus berinovasi dalam menerbitkan pembiayaan syariah.
Baca Juga: Geger Demo Tolak Omnibus Law, Investor Asing Ikut Sedih
Teranyar, pemerintah akan meluncurkan sukuk negara berbasis wakaf uang atau Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) seri ritel mulai Jumat (9/10). Melalui CWLS, wakaf uang baik yang bersifat temporer maupun permanen akan dikonsolidasikan dan dioptimalkan untuk membiayai berbagai proyek kegaitan sosial di Indonesia.
Seperti pembangunan madrasah, pesantren, fasilitas kesehatan, program sosial untuk yatim piatu hingga fakir miskin. Sehingga dengan kehadiran CWLS, masyarakat tetap bisa menunaikan ibadahnya untuk menalurkan wakaf, sembari juga berkontribusi dalam pembangunan negeri. "Termasuk membantu saat ini dengan ikut tangani pandemi. Jadi ini adalah skema yang luar biasa dan bersifat win-win solution," tandasnya. Baca Juga: Emak-Emak Curhat Omzet Dagangannya Turun, Jokowi: Itu Masih Bagus Tidak Tutup
Baca Juga: Geger Demo Tolak Omnibus Law, Investor Asing Ikut Sedih
Teranyar, pemerintah akan meluncurkan sukuk negara berbasis wakaf uang atau Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) seri ritel mulai Jumat (9/10). Melalui CWLS, wakaf uang baik yang bersifat temporer maupun permanen akan dikonsolidasikan dan dioptimalkan untuk membiayai berbagai proyek kegaitan sosial di Indonesia.
Seperti pembangunan madrasah, pesantren, fasilitas kesehatan, program sosial untuk yatim piatu hingga fakir miskin. Sehingga dengan kehadiran CWLS, masyarakat tetap bisa menunaikan ibadahnya untuk menalurkan wakaf, sembari juga berkontribusi dalam pembangunan negeri. "Termasuk membantu saat ini dengan ikut tangani pandemi. Jadi ini adalah skema yang luar biasa dan bersifat win-win solution," tandasnya. Baca Juga: Emak-Emak Curhat Omzet Dagangannya Turun, Jokowi: Itu Masih Bagus Tidak Tutup
(nng)
Lihat Juga :